CARA DAFTAR BPJS KESEHATAN

Cara Daftar BPJS Kesehatan Online dan Offline


Kesehatan dapat dikatakan sebagai nikmat terbesar dari Tuhan YME. Karena tanpanya, kita tidak akan bisa beraktivitas dengan normal. Namun, lain halnya jika Tuhan berkehendak kita harus sakit. apalagi kita diuji dengan sakit yang parah, terkadang harus membutuhkan biaya pengobatan yang tak sedikit.

Berangkat dari permasalahan inilah, pemerintah berusaha membantu warga Negara Indonesia dalam mengatasu biaya kesehatan dengan meluncurkan produk BPJS Kesehatan. Produk inilah yang duharapkan mampu meringankan masalah keuangan serta dapat membantu menyembuhkan penyakit warga Indonesia. Nammun, untuk setiap orang yang ingin menggunakan fasilitas ini, perlu mendaftar dulu menjadi anggota BPJS Kesehatan dan membayar iuran rutin tiap bulannya.

Pendaftaran keanggotaan BPJS dapat dilakukan secara offline maupun online. Anda perlu mendatangi kantor BPJS Kesehatan terdekat jika ingin melakukan pendaftaran. Namun, pendaftaran juga dapat dilakukan secara online. Hal yang perlu diperhatikan sebelum mendaftar, baik secara offline maupun online, adalah mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan, yaitu:

  1. Tanda pengenal yang masih berlaku, seperti KTP atau SIM,
  2. Kartu Keluarga (KK)
  3. Buku Nikah, bagi yang telah menikah,
  4. Fotokopi buku rekening,
  5. Foto 3×4 sebanyak 2 lembar, dan
  6. Kartu wajib pajak atau NPWP

Cara pendaftaran offline dilakukan dengan mendatangi kantor BPJS Kesehatan terdekat dengan membawa persyaratan diatas. Kemudian proses selanjutnya dilakukan sesuai instruksi petugas disana. Cara daftar bpjs online dapat dimulai dengan mengunduh aplikasi BPJS JKN di google playstore. Buka aplikasi BPJS JKN yang telah terpasang di hp Anda, kemudian pilih menu “Pendaftaran Peserta Baru”.

Pada saat Anda memilih menu tersebut, Anda akan diarahkan untuk mengisi formulir data diri yang perlu diisi. Silakan isi NIK seperti yang tertera pada e-KTP. Selanjutnya, tekan tombol “Cari” dan selanjutnya akan muncul semua daftar keluarga yang terdapat dalam satu KK sekaligus informasi bahwa belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Proses dilanjutkan dengan mengisi seluruh biodata anggota keluarga. Namun karena aplikasi ini telah terhubung dengan dispendukcapil, jadi Anda hanya perlu memilih NIK anggota yang dimaksud. Dengan begitu, semua data akan muncul dengan sendirinya.

Untuk pembayaran iuran, Anda hanya perlu memasukkan nomor rekening yang dimiliki. Kemudian dilanjutkan dengan memasukkan nomor telepon dan alamat email yang aktif. Akan ada email verifikasi dari BPJS untuk memastikan bahwa email Anda aktif dan dapat dipergunakan selanjutnya.

Kemudian Anda akan menerima email berisi virtual account yang digunakan untuk melakukan iuran pertama. Perlu diingat bahwa iuran hanya dapat dilakukan 14 hari dan maksimal 30 hari setelah menerima nomor VA. Setelah melakukan pembayaran, hubungi care center BPJS untuk mendapatkan nomor peserta.

Nomor peserta tersebut digunakan untuk mengakses kembali aplikasi BPJS Kesehatan. Namun saat ini, Anda memilih “Pendaftaran Pengguna Mobile”. Lalu Anda akan dihadapkan pada formulir yang harus diisi. Antara lain nomor kartu BPJS, nomor KTP, tanggal lahir, nama ibu kandung, alamat email, nomor handphone yang aktif, password dan konfirmasi password. Setelah pengisian selesai, pilih “Register” lalu klik “Oke”.

Setelah itu, BPJS akan mengirimkan email berisi link verifikasi akun mobile JKN. Kemudian tekan tombol “verify” yang ada. Saat verifikasi email berhasil, maka Anda bisa langsung menggunakan aplikasi tersebut. Login dapat Anda lakukan setelah melakukan verifikasi email dengan cara memasukkan alamat email atau nomor BPJS Anda beserta password yang telah Anda buat diawal.

No comments have been made. Use this form to start the conversation :)

Leave a Reply