4 Cara Menanggulangi Prilaku Boros

Hasil gambar untuk 4 Cara Menanggulangi Perilaku Boros


Menjadi irit memang merupakan kemauan semua orang. Namun, ungkapannya tersebut hanyalah sebagai wacana saja, karena tidak seluruh orang dapat menerapkan hidup hemat. Khususnya, semua generasi milenial yang biasa bergaya hidup hedon laksana menyeruput kopi di kafe ekuivalen beras 5 liter yang dapat dimasak sekitar seminggu.

Jika gaya hidup telah demikian, maka dapat dipastikan gaji bulanan pun tidak jarang kali terasa kurang. Belum lagi tidak jarang kali tergoda dengan keinginan-keinginan melakukan pembelian barang walau yang hendak dibeli sebetulnya bukan barang yang dibutuhkan.

Cara gampang untuk menanggulangi perilaku boros tersebut ialah dengan menyadarkan diri bahwa cari uang tersebut sulit dan tak semudah membalikan telapak tangan. Simak teknik jitu berikut ini supaya tetap dapat menjalani hidup hemat.

1. Masak Makanan Sendiri

Sering santap diluar laksana kafe, restoran, sudah tentu boros bukan? Mahalnya harga makanan per porsi di tempat santap memang lumayan menguras kantong, lagipula jika Anda kegemaran makan di restoran dan tempat-tempat fancy. Pastinya guna sekali santap saja dapat mengeluarkan duit sebesar Rp50.000 – Rp100.000. Belum lagi guna minumannya.

Untuk itu, memasak sendiri ialah solusi yang tepat. Dengan duit Rp50.000 dapat dibelanjakan bahan lauk pauk atau sayuran Nah, masakan itu dapat dimakan guna 2-3 kali sehari. Mulailah belajar masak guna menghemat pengeluaran Anda.

2. Beli Bahan Makanan di Pasar Tradisional

Berbelanja di pasar canggih atau supermarket memang menawarkan bahan-bahan makanan pilihan, namun bukan berarti kualitas bahan makanan pasar tradisional tidak bagus. Kini tidak sedikit pasar tradisional yang telah lebih menyimak kualitas bahan makanan dengan kualitas yang terbaik. Sebab, penjual pun tidak hendak kehilangan pelanggannya. Jadi tidak usah ragu untuk melakukan pembelian barang di pasar tradisional.

Di samping itu, melakukan pembelian barang di pasar tradisional pun tidak menghabiskan kantong alias harga yang ditawarkan terbilang paling murah bila dikomparasikan dengan harga di pasar modern. Tak terdapat salahnya kerjakan penawaran harga, sehingga dapat mendapatkan harga yang spesial.

3. Bawa Bekal dari Rumah

Biasanya ketika hendak makan siang, Anda mesti menerbitkan uang paling tidak Rp25 ribu dan maksimal Rp50 ribu guna seporsi makanan plus minuman. Tapi dengan membawa bekal makanan dan minuman dari rumah dapat menghemat pengeluaran keuangan. Uang santap siang tersebut dapat dialihkan ke dana simpanan, atau dana terpaksa atau juga disimpan untuk kebutuhan lainnya. Di samping itu, makanan yang dimasak dan minuman dari rumah pun lebih terjamin higenis, sampai-sampai lebih sehat dikonsumsi.

4. Jangan Sepelekan Uang Logam

Selama ini masih tidak sedikit orang yang selalu melalaikan uang logam hasil kembalian. Bahkan terdapat saja orang yang meletakan duit logam itu di sembarang lokasi tidak di dalam dompet. Buang jauh-jauh kelaziman buruk ini. Padahal, bila duit logam tersebut dikoleksi atau ditabung di sebuah wadah laksana kantong kecil atau isi kantong kecil eksklusif logam, tanpa disadari jumlahnya semakin banyak. Usahakan tidak boleh sampai tercecer atau terselip entah di mana.

No comments have been made. Use this form to start the conversation :)

Leave a Reply