Batuk Pilek Belum Tentu Covid! Cek Perbedaannya di SehatQ.com

Ada beberapa jenis infeksi virus atau bakteri yang bisa menyebabkan gejala pilek, batuk, radang tenggorokan, bersin, dan demam. Karena memiliki gejala yang hampir mirip, tidak sedikit orang yang kesulitan untuk membedakan antara gejala virus corona dengan batuk pilek biasa maupun alergi.  Padahal ketiga jenis penyakit tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Oleh karena itu, dalam kesempatan kali ini akan membahas direktori penyakit tentang perbedaan antara gejala virus corona, batuk pilek, dan alergi.

Perbedaan Batuk Biasa Dengan Gejala Virus Corona

Bukan hanya munculnya demam saja, salah satu gejala umum lainnya dari infeksi virus corona adalah batuk. Menurut WHO, sekitar dua pertiga pasien atau sekitar 67,7% pasien Covid-19 yang terinfeksi virus corona akan mengalami gejala batuk kering. Sementara yang mengalami batuk berdahak sekitar 33,4%.

Memang tidak semua batuk kering dan berdahak itu merupakan gejala virus corona. Batuk kering bisa jadi merupakan tanda iritasi atau radang di tenggorokan. Sementara batuk berdahak bisa jadi hanya merupakan gejala batuk pilek biasa atau salesma, alergi, pneumonia, alergi, maupun bronkitis.

Namun, jika anda merasakan gejala batuk yang tidak kunjung sembuh dalam jangka waktu yang cukup lama maka segera periksakan diri ke dokter.

Dari data, hanya sebagian kecil saja atau 5% penderita virus corona pertama di China yang menunjukkan gejala pilek dan hidung tersumbat.

Sedangkan pilek biasa atau alergi biasanya akan disertai bersin, mata gatal, dan terkadang batuk. Sementara pilek yang disertai sakit tenggorokan merupakan tanda khas dari infeksi saluran pernapasan atas.

Sedangkan untuk penderita Covid-19 biasanya akan mengalami gangguan saluran pernapasan bagin bawah. Orang yang terkena virus corona ini sebagian besar akan mengalami batuk kering, sesak napas/pneumonia, namun tidak disertai dengan sakit tenggorokan.

image Batuk Pilek

Gejala Batuk Filek dan Alergi

Sebenarnya tidak ada perbedaan antara gejala batuk, alergi dan virus corona. Yang mana, selain batuk dan pilek, orang yang menderita salesma maupun alergi juga bisa mengalami gejala berupa :

  • Bersin-bersin
  • Hidung yang tersumbat
  • Badan merasa tidak enak atau pegal-pegal
  • Tenggorokan merasa gatal atau nyeri
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Mata berair
  • Penciuman dan pengecapan akan berkurang
  • Seolah-olah ada tekanan pada wajah dan telinga
  • Nyeri telinga
  • Nafsu makan berkurang

Gejala Infeksi Virus Corona

image Virus Corona (COVID-19)

Perlu diketahui bahwa gejala penyakit Covid-19 yang paling umum adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Bahkan, ada beberapa pasien juga yang mengeluhkan sakit serta nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan, dan diare.

Gejala virus corona ini awalnya ringan dan muncul secara bertahap. Tapi, ada juga penderita yang terinfeksi virus corona baru jenis SARS-CoV-2 yang tidak merasakan gejala tersebut.

Diambil dari data, sebanyak satu dari enam penderita virus corona mengalami gejala sakit yang cukup parah sampai kesulitan bernapas. Bahkan, infeksi virus corona ini bisa berdampak sangat serius pada orang lansia dan penderita hipertensi, diabetes, penyakit jantung, dan penyakit kronis lainnya.

Untuk mencegah virus corona, batuk pilek, maupun alergi, para ahli menyarankan supaya orang-orang yang sehat rajin mencuci tangan menggunakan sabun terutama ketika mau makan dan setelah beraktivitas diluar rumah.

Demikianlah artikel kali ini tentang perbedaan gejala virus corona, batuk pilek dan alergi, semoga da guna dan manfaatnya.

No comments have been made. Use this form to start the conversation :)

Leave a Reply